Find best premium and Free Joomla templates at GetJoomlaTemplatesFree.com

Sakinah,Mawaddah dan Rahmah

Pada sebuah acara pengajian Walimah al Arus, seorang penceramah berdo’a untuk mempelai berdua :” semoga rumah tangga mempelai berdua menjadi rumah tangga yang sakinah, mawaddah wa rahmah amin ya robbal ‘alamin” para tamu undangan yang jumlah sangat banyak serempak ikut meng Aamiiiiiin.

Alangkah beruntungnya sang pengantin, di doakan pak Kyai dan di amini oleh ratusan orang, rumah tangganya pasti sakinah mawaddah juga penuh rahmah. Masa do’a kyai dan aminnya begitu banyak orang tidak digubris oleh Allah SWT. Betul tidaak?? (Ikutan gaya Aa Gym mumpung belum dipatenkan) Pertanyaan selanjutnya adalah, kalau memang begitu kenapa begitu banyak perceraian? Kenapa begitu banyak kasus kekerasan dalam rumah tangga? Kemana perginya si Sakinah kemana hilangnya Mawaddah dan ngacir kamana ieu siRahmah teh.? Hal seperti diatas pernah dilontarkan oleh salah satu anggota dari jamaah pengajian mingguan di desa Diengkulon yang kebetulan aku Ustadzin (bener gak ya bahasanya) . Waktu itu aku bilang begini “ mas,, kalau saya sowan ke Kyai dan orang sholih seluruh dunia dan minta didoakan agar saya lulus ujian sekolah, kira2 lulus nggak ujian sekolah saya? “ maka si mas itu menjawab “ya pasti lulus dong tadz” kemudian saya ngomong lagi “tapi saya nggak sekolah mas, apa saya masih tetap bisa lulus? mas tersebut kelihatannya mulai faham (habis manggut2 sih). Akupun mulai berfikir untuk kemudian berlagak seperti Kyai beneran ketika membahas Tafsir ayat 21 dari surah Ruum Aku bilang kata sakinah berasal dari kata litaskunuu ilaiha (لتسكنوا اليها) Yang artinya “Agar kamu semua tenang kepadanya (pasanganmu)” Perhatikan bahwa pelaku ( faa’il dlm istilah tata bahasa Arab ) dari kata kerja taskunnu adalah kata ganti untuk orang kedua jamak (kamu semua) , yang menunjukkan bahwa ketenangan bukan hadiah dari Allah ketika kamu semua menikah, ketenangan adalah kondisi yang harus diupayakan oleh kamu semua agar terwujud dalam rumah tangga kamu semua. Seolah olah penggalan ayat tersebut memberi tahu kita (wallaahu a’lam bishowab) bahwa dipertemukanya kita dengan pasangan kita adalah agar kita berupaya membangun rumah tangga yang tenang dan tentram. Sehingga disini akan timbul singkronisasi antara do’a pak Kyai yang dengan usaha dari pasangan pengantin, sehingga tidak seperti kisah orang yangminta do’a lulus ujian sekolah tapi malah tidak sekolah . Setelah ketenangan bisa dikondisikan, hadiah dari Allah diberikan yaitu timbulnya mawaddah (it’s love baby) so lets talk about love. Kalau nggak percaya lihat dong lanjutan ayatnya وجعل بينكم مودة Dan Allah menjadikan diantara kamu semua mawaddah. pelaku ( faa’il dlm istilah tata bahasa Arab ) dari kata kerja ja’ala adalah kata ganti untuk orang atau pihak ketiga, dalam ayat ini kembali ke lafdhul jalalah. Artinya bahwa mawaddah atau cinta antara suami istri adalah hadiah yang diberikan setelah pasangan tersebut bisa menciptakan kondisi yang tenang dalam rumah tangga mereka. Ketenangan akan terwujud kalau kita memahami atau berusaha memahami atau pura pura paham dan menerima apapun kelemahan dari pasangan kita,jangan lupa bahwa pasangan kita tercipta dari kita juga (silahkan baca awal ayat diatas, buka mushaf anda) tersirat sebuah kesimpulan “ kalau pasangan kita berasal dari kita, berarti kelemahan dan kekurangan pasangan kita juga ada pada diri kita” begitu ya ustadz?, ya betul begitu. Jadi bapak bapak yang terhormat.. sebelum anda mengorek kelemahan istri anda koreklah kelemahan anda terlebih dahulu, ibu ibu yang cantik .. sebelum anda mengorek kelemahan suami anda koreklah kelemahan diri anda terlebih dahulu, karena pasangan diciptakan dari unsur yang sama begitu kata awal ayat 21 dari surat Ruum. Kalau ketenangan seperti diatas sudah terwujud munculah cinta sejati, cinta yang membuat bau mulut tidak menjijikan, cinta yang membuat anda tidak malu buang angin didepan pasangan anda, cinta yang membuat anda merasa tidak terbebani keharusan tampil keren, cinta yang membuat jerawat anda seperti berlian walaupun tetap jerawat. cinta yang membuat gula jawa berasa coklat, cinta yang membuat tahi kucing… tetap tahi kucing hahaha……….. Udah ah segitu aja. Aku baca beberapa resensi untuk tulisan ini tapi maaf lupa rincianya. tolong dong koreksi kalau ada yang janggal,salah atau gak bener.rahimakumullah

Add comment


Security code
Refresh

Album Photo

manasik 2012