Find best premium and Free Joomla templates at GetJoomlaTemplatesFree.com

tentang puasa

 

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُون


wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa,
Tentu kita semua sudah maklum dari pemahaman ayat diatas. Bahwa salah satu target dari puasa kita adalah terbentuknya pribadi yang muttaqin, pribadi yang bertakwa.
Pertanyaannya adalah, apakah atau pernahkah kita mencapai target tersebut???
Apa indicator pencapaian tersebut?
Tentu saja hanya Allah yang bisa menilai seseorang sudah mencapai level muttaqin atau belum. Tapi sebagai makhluk yang selalu berusaha tentu tak ada salahnya kalau kita juga berusaha mencari tahu tentang target dan pencapaiannya.
Mari kita mulai dari memahami apa itu taqwa .
Simaklah ayat kedua dan ketiga dari suhah Al Baqarah :

 

ذَلِكَ الْكِتَابُ لا رَيْبَ فِيهِ هُدًى لِلْمُتَّقِينَ

الَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِالْغَيْبِ وَيُقِيمُونَ الصَّلاةَ وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنْفِقُونَ


Ini adalah kitab (Al Quran) yang tanpa ada keraguan didalamnya menjadi petunjuk bagi orang orang yang bertaqwa
Yaitu mereka yang beriman kepada yang ghoib, mereka yang mendirikan shalat, dan mereka yang mau menginfaqkan sebagian rezeki yang telah AKU berikan.
Kesimpulannya :
1.taqwa adalah tentang keyakinan kita terhadap hal hal yang tak terlihat mata kita, keyakinan tentang adanya Allah sebagai sesembahan kita, keyakinan terhadap dosa dan pahala sebagai balasan dari perbuatan kita . keyakinan inilah yang membuat seseorang mampu mengawasi dirinya sendiri, keyakinan ini jugalah yang membuat seseorang rela menahan lapar dan dahaga, keyakinan ini adalah sumber dari semua kebaikan yang muncul dari seorang mu’min.
2.taqwa adalah tentang pembuktian keimanan, keimanan kita terhadap Allah tentu harus dibuktikan dengan real action, mengingat iman adalah abstrak tak terlihat oleh mata dan tak terdengar oleh telinga. Shalat adalah pembuktian pertama kita, bukti iman kita kepada Sang Pencipta. Sehingga tidak tercatat sebagai hamba yang hanya mengaku ngaku iman tapi tak ada pembuktian.
3.Taqwa adalah tentang kepedulian sosial, tentang kepekaan kita terhadap permasalahan yang ada disekitar kita, taqwa adalah tentang peperangan melawan selfish dan egois. Dan harus anda buktikan dengan menginfaqkan sebagian rezeki yang telah diberikan Allah kepada kita. Silahkan anda amati, dalam ayat diatas Allah tidak menyebutkan harta tapi rezeki, artinya bahwa infaq bukanlah hanya bagi mereka yang banyak harta, tapi bagi semua orang yang telah diberi rezeki oleh Allah, baik itu berupa harta, ilmu, gagasan dan ide, bahkan sekedar senyum ramah terhadap sesame muslim.

Truuuuuuuuuuuuuss….. point mana yang sudah bisa kita tingkatkan dengan puasa kita????
Bersambung…. (kayaknya..)

Add comment


Security code
Refresh

Album Photo

manasik 2012